Karikatur Bukan Hanya Sekedar Jasa Lukis

Karikatur merupakan seni lukis gambar wajah yag biasanya dapat ditemui di setiap tukang lukis. Jasa pembuatan karikatur dapat Anda temukan di berbagai daerah di Indoneisa. Tetapi jasa pembuatan karikatur ternyata dapat dikembangkan sebagai bagian dari proses kritik sosial yang berada dalam masyarakat. Dalam posisinya ketika tidak ada pelanggan, para penyedia jasa pembuatan karikatur ini kerap membuat gambar-gambar kritik sosial.

Secara garis besar atau umumnya informasi yang terdapat dalam pers atau lembaga komunikasi / media massa (cetak, elektronik, atau online) terdiri dari rubrikasi termasuk: berita, fitur / berita, artikel opini, headline, sudut, surat pembaca, foto, ilustrasi , karikatur, dan iklan.

Setiap rubrik ditempatkan pada halaman dan kolom yang telah disediakan oleh editor / admin sehingga pembaca dapat dengan mudah mengurutkan dan memilih dan membedakan satu rubrik dari yang lain.

Dari pengalaman membaca berbagai media cetak, terutama surat kabar, karikatur tidak disajikan setiap hari oleh pers. Hanya pada waktu-waktu tertentu rubrik karikatur ini dapat ditemukan. Lokasi biasanya digabung dengan halaman Header Paket, Artikel Opini, dan kolom Pojok. Misalnya di Harian Kompas, karikatur biasanya disajikan di halaman 6.

Meskipun karikatur ini hanyalah gambar sketsa, tetapi ketika kita melihat lebih dekat dan melihat dengan seksama – ternyata gambar dengan menyorot wajah yang mirip dengan sosok yang sedang menjadi sorotan publik – juga mengandung pesan visual yang tidak kalah menarik untuk mendengarkan.

Gambar sketsa kadang disertai dengan beberapa kata, sehingga apa yang ditulis oleh karikatur cukup untuk menceritakan sebuah kisah, tidak jauh dari topik acara yang sedang aktual atau sedang dibahas oleh khalayak luas.

Karikatur Bukan Hanya Sekedar Jasa Lukis

Satire dalam bentuk gambar dan sedikit bumbu kata ini terkadang membuat pembaca terhibur sejenak karena artinya kritis, sarkastik tapi lucu. Serupa ketika kita mendengarkan kolom sudut dengan kata yang pendek dan padat, dapat membuat pembaca tertawa.

Di sinilah kita menemukan lokasi karikatur ketika dikaitkan dengan fungsinya sebagai kontrol sosial yang melekat dalam media. Karikatur atau mungkin jenis meme di media digital – dapat dikategorikan sebagai rubrik khas tetapi memiliki ketajaman makna.

Kehadiran karikatur di media tentu sejalan dengan dinamika kondisi sosial, politik, dan budaya yang semakin berkembang seiring dengan tumbuhnya demokrasi di lingkungan tertentu.

Presentasi karikatur di media juga merupakan bagian dari kebebasan berpendapat, berekspresi, mengekspresikan aspirasi, melakukan pengawasan, mengkritik dan mengoreksi hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Tentunya lagi, kritik sosial yang disampaikan melalui karikatur tidak mengandung unsur anarki, dalam arti tidak seperti demonstrasi di jalanan yang dapat mengganggu arus lalu lintas atau merusak fasilitas fisik di sekitarnya.

Karikatur sebagai salah satu rubrik yang disajikan oleh media merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari fungsi-fungsi yang melekat pada media itu sendiri.

Hal-hal yuridis normal atau formal semuanya termasuk dalam kebebasan / kebebasan pers, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang.