Cara Mudah Membuat Sabun Rumahan Menggunakan Proses Dingin

Sejarah Sabun Buatan Rumah

Sejarah Sabun Buatan RumahSumber: Crabtreefarms.org

Sabun buatan bukanlah produk baru. Beberapa sumber melacak asal mula sabun buatan rumah hingga 2800 SM, ketika orang Babilonia kuno dengan mudah menguasai pembuatan sabun dari lemak yang direbus dengan abu.

Walaupun pembuatan sabun telah berevolusi selama beberapa ribu tahun terakhir, beberapa bahan utama tetap sama. Sabun memiliki lemak dan / atau basis minyak seperti alkali atau gliserin, yang kemudian disesuaikan dengan bahan tambahan seperti kombinasi berbeda dari minyak atsiri, pelembab, dan zat tambahan lainnya.

Jenis Sabun Buatan Rumah

Melt and Pour: Suatu proses yang melibatkan pelelehan balok sabun yang sudah jadi dan menambahkan wewangian yang kamu inginkan.

Cold Process (proses dingin): Metode paling umum untuk membuat sabun dari awal dengan minyak dan alkali.

Hot Process (proses panas): Variasi dari metode proses dingin. Caranya, sabun dimasak dalam crockpot (slow cooker atau kompor lambat) atau oven.

Rebatching: Metode menggiling batang sabun, menambahkan susu atau air, dan mencampurnya kembali.

Setiap metode memiliki kelebihan, kelemahan, dan variasi. Mempertimbangkan dua metode yang paling populer, melt and pour dan proses dingin, akan membantumu memutuskan cara mana yang tepat untukmu.

Cara Mudah Membuat Sabun Rumahan Menggunakan Proses Dingin

Cara Mudah Membuat Sabun Rumahan Menggunakan Proses DinginSumber: Thegreenfamilychronicles.blogspot.com

Bahan Untuk Resep Dasar Sabun dari Savvy Homemade.

Menghasilkan sekitar 12 bar standar atau 10 batang:

  • 380g Shortening (lemak nabati)
  • 330g Minyak kelapa
  • 300g Minyak zaitun
  • 310g Air Mineral (air suling)
  • Larutan alkali pembuatan sabun 145g (soda kaustik)
  • 25 ml (6 sendok teh) Minyak esensial atau minyak Wangi

Catatan: kamu bisa menyesuaikan volume minyak wangi. Bergantung pada preferensi, kamu dapat meningkatkannya hingga 5% yang dalam resep ini akan menjadi 66ml maksimal. Namun hasilny akan menghasilkan aroma yang sangat kuat tergantung pada minyak apa yang kamu pilih. Disarankan untuk mulai dari 2% (25ml).

Metode Proses Dingin:

Tahap 1

Kumpulkan dan timbang bahan-bahan yang ditulis di resep di atas.

kamu perlu menimbang bahan-bahan pembuatan sabun dengan hati-hati, Jangan mencoba menebak atau menggunakan ukuran cup karena ketika kamu membuat sabun dibutuhkan campuran yang benar untuk menyelesaikan proses saponikasi. Gunakan gram atau ons, jangan menggunakan dua ukuran sekaligus.

Campurkan minyak dan mentega kemudian letakkan di kompor untuk dilelehkan pada suhu rendah.

Tahap 2

Siapkan cetakan sabun. Jika kamu tidak memiliki cetakan sabun khusus, maka wadah ukuran apa pun yang bagus akan cocok. Wadah plastik kokoh yang masih cukup elastisitas yang memudahkan sabun keluar adalah wadah terbaik karena kamu tidak harus melapisi wadah tersebut.

Kaca, kayu, keramik atau kardus yang dilapisi kertas pembeku / pembungkus daging juga akan membuat cetakan yang cocok. Hindari menggunakan cetakan logam apa pun kecuali kamu dapat memastikan bahwa cetakan itu terbuat dari stainless steel.

Tahap 3

Siapkan air dan soda kaustik untuk pembuatan sabun

Kenakan kacamata pelindung, masker, celemek dan sarung tangan karet panjang. Tuang air mineral ke dalam gelas besar / wadah plastik yang kokoh atau ember plastik. Perlahan, tambahkan larutan alkali (soda api), menggunakan spatula plastik untuk diaduk sampai larut.

Cara memadukan soda kaustik dengan air untuk membuat sabun

Air akan mulai panas ketika bereaksi dengan alkali, maka air memerlukan waktu untuk menjadi dingin hingga mencapai suhu yang diperlukan.

Tahap 4

Dalam wajan stainless steel atau enamel yang besar, lelehkan minyak atau lilin dengan api kecil. (Proses ini tidak termasuk minyak esensial atau pewangi). Gunakan dua termometer permen, satu di campuran soda kaustik dan satu di campuran minyak. Untuk lebih mudah gunakan termometer inframerah.

Dengan menggunakan themometer, seimbangkan suhu minyak leleh dan mentega dengan soda api.

Ketika kedua campuran mencapai suhu yang sama mulailah mengaduk alkali ke dalam minyak, lakukan ini dengan perlahan, dan ingat bahwa kamu harus selalu menambahkan alkali ke bahan lain, bukan sebaliknya, menuangkan cairan ke dalam larutan alkali dapat menyebabkan percikan dan dapat membakar kulitmu. Disarankan untuk menggabungkan pada suhu seimbang antara 49C-60C.

Setelah suhu seimbang seimbang, tuangkan larutan alkali ke dalam minyak.

Tahap 5

Menggunakan stick blender (tongkat blender), mulailah mengaduk campuran dengan hati-hati selama beberapa menit, perlahan-lahan pada awalnya tanpa menyalakan blender.

Dengan menggunakan blender tangan, aduk campuran sabun sampai pecah.

Mencapai tahap ‘Trace’: Kemudian berikan campuran 3 semburan pendek 3 detik, aduk di antara setiap semburan hingga campuran perlahan mengental dan terlihat mirip seperti puding tebal.

Tahap 6

Tuang sabun ke dalam cetakan dan ratakan menggunakan spatula.

Tempatkan selembar karton di atasnya dan bungkus handuk tua di sekitar semuanya untuk menjaga panas.

Tahap 7

Biarkan sabun mengeras selama 24 jam di tempat yang hangat sampai sabun mengeras. Jika sabun terlihat tembus cahaya, ini disebut tahap gel dan sangat alami.

Tahap 8

Saat sabun sudah mengeras (biasanya sekitar 24 jam), keluarkan dari cetakan dan biarkan terkena angin selama beberapa jam.

Sebagai aturan umum, pada waktu 24 jam, sabun masih akan bersifat kaustik sehingga selama 48 jam pertama disarankan untuk masih menggunakan sarung tangan ketika menanganinya.

Tahap 9

Potong sabun menjadi balok-balok. Kamu bisa memotongnya dengan tangan untuk tampilan yang lebih kasar atau gunakan kotak pemotong sabun untuk sesuatu yang lebih simetris.

Selanjutnya tutup / lapisi rak pendingin, nampan atau kotak dengan kain dan letakkan balok sabun tanpa saling menyentuh sehingga udara dapat bersirkulasi. Simpan di tempat yang berventilasi kering dan balikkan setiap hari di minggu pertama dan kemudian setiap hari sesudahnya selama 4 minggu.

Kali ini melanjutkan proses pengawetan memastikan bahwa semua alkali telah dinetralkan dan air menguap. Selama waktuitu kamu mungkin menemukan debu halus pada sabun, ini adalah abu soda dan dapat dihilangkan sebelum digunakan.

Tahap 9Sumber: Modernsoapmaking.com

Selama kamu menimbang bahan-bahan dengan benar, kamu tidak perlu khawatir. Yang pasti selalu menguji sabun menggunakan kertas ph untuk memastikan ph antara 7-10.